Analisis Pengeringan Biji Kopi Dengan Pengaruh Kecepatan Udara Menggunakan Solar Dryer Berbasis IoT

Penulis

  • Nanda Imanda Universitas Malikussaleh
  • Sri Meutia Universitas Malikussaleh

Kata Kunci:

IoT, KNN, Arduino, Solar Dryer, Biji Kopi, Perpindahan Panas

Abstrak

Salah satu kelemahan penjemuran di bawah sinar matahari langsung adalah lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menjamin kualitas produk. Pendekatan yang berbeda adalah dengan menggunakan peralatan pengeringan, seperti pengering tenaga surya. Dengan menggunakan kolektor surya sebagai penyerap panas untuk menghangatkan aliran udara dari blower, pengering surya memanfaatkan energi matahari untuk mempercepat proses pengeringan dan meningkatkan kualitas pengeringan. Frekuensi aliran udara pengering tenaga surya mempengaruhi efektivitas pengeringan; hal ini dapat ditingkatkan dengan memodifikasi laju aliran udara dan menggunakan selica gel untuk mengurangi kandungan air dalam aliran udara (dehumidifikasi). Metode yang digunakan adalah algoritma K-Nearest Neighbor (KNN) yang didapatkan hasil klasterisasi yang menunjukkan hasil yang tidak normal secara keseluruhan (100%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kecepatan udara paling tinggi dengan menggunakan silica gel dapat menurunkan kadar air biji kopi hingga 38%. Berdasarkan data tersebut menambahkan silica gel  pada aliran udara blower dapat menurunkan kelembapan udara dan meningkatkan performa pengeringan solar dryer.

Unduhan

Diterbitkan

15-06-2024

Cara Mengutip

Imanda, N., & Meutia, S. (2024). Analisis Pengeringan Biji Kopi Dengan Pengaruh Kecepatan Udara Menggunakan Solar Dryer Berbasis IoT. Jurnal Sains Dan Teknologi 4.0, 1(2), 8–10. Diambil dari https://jurnal.komputasi.org/index.php/jst/article/view/21

Terbitan

Bagian

Artikel