Implementasi Smart Gardening Tanaman Suplir Berbasis IoT
Kata Kunci:
NodeMCU, ESP32, Soil Moisture, DHT11, Internet of Things, Smart GardenAbstrak
Pada perkebunan tradisional, pekebun harus mengunjungi lahan perkebunan secara rutin untuk mengukur berbagai parameter seperti suhu, kelembaban tanah, dan intensitas cahaya. Meskipun sistem perkebunan ini telah digunakan selama bertahun-tahun, sistem ini gagal memberikan produktivitas yang tinggi karena para pekebun tidak dapat mengukur parameter secara akurat setiap saat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, mengimplementasikan dan menerapkan sistem Smart Garden berbasis Internet of Things (IoT) khusus untuk tanaman suplir (Adiantum capillus-veneris). Perangkat yang digunakan pada penelitian terkait adalah NodeMCU ESP32, LCD, sensor kelembaban DHT11, sensor kelembaban tanah, sensor kelembaban, relay, kipas angin, lampu UV, dan pompa. Data yang dikumpulkan digunakan untuk mengontrol parameter lingkungan secara otomatis seperti penyiraman, penerangan dan pemupukan pasokan tanaman melalui aplikasi seluler terintegrasi. Metode pengujian yang digunakan antara lain pemantauan pertumbuhan tanaman, analisis kualitas tanaman, dan perbandingan dengan kelompok kontrol yang tidak menggunakan sistem ini. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pertumbuhan pasokan tanaman yang dikelola dengan sistem Smart Garden berbasis IoT, dengan peningkatan yang diukur dalam parameter seperti tinggi tanaman, jumlah daun, dan warna daun yang lebih sehat. Temuan-temuan ini menunjukkan potensi sistem ini dalam meningkatkan efisiensi perkebunan dan hasil panen yang lebih baik.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Khairul Fuadi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.